Monday, October 19, 2020

Dari Layang-Layang, Sampai Lompat Tali, Ini Dia Permainan Tradisional Indonesia yang Masih Populer

Dari-Layang-Layang,-Sampai-Lompat-Tali,-Ini-Dia-Permainan-Tradisional-Indonesia-yang-Masih-Populer


Seiring bergantinya zaman, jenis permainan pun kian berkembang dan mengikuti era modernisasi. Walau begitu, sebagian anak-anak di Indonesia masih menyukai permainan tradisional yang sama-sama menyenangkan. Ada beragam jenis permainan tradisional Indonesia populer dan masih terus dimainkan.

Sayangnya memang tidak semua anak mau memainkannya, apalagi yang sudah mengenal gadget atau dikenalkan pada permainan modern. Padahal permainan yang sudah dikenalkan sejak dulu ini mudah sekali untuk dimainkan, serta tidak memakan banyak biaya. Belum lagi ada sebagian permainan yang bisa menjadi olahraga ringan untuk tingkatkan kondisi fisik anak.

Macam-Macam Permainan Tradisional Indonesia

Nah, ini dia beberapa jenis permainan yang sampai sekarang masih banyak diminati anak-anak: 

1. Bermain Layang-Layang

Sepertinya permainan satu ini selalu diminati, bahkan menjadi satu jenis hobi yang bisa membawa negara Indonesia dikenal di kancah internasional. Ya, bermain layang-layang dikenal sebagai salah satu permainan populer yang sudah dikenal sejak zaman nenek moyang. Bermodal lidi bambu dan kertas plastik, juga benang, permainan satu ini sudah bisa dimainkan.

Layang-layang membawa nama Indonesia di mata dunia karena di Bali sendiri terdapat festival layang-layang internasional yang biasa digelar di pertengahan tahun. Pesertanya bisa dari berbagai negara lainnya.

2. Lompat Tali dan Karet

Kalau permainan lompat tali atau pun karet biasanya lebih disukai anak-anak perempuan. Cara bermainnya dengan melompati tali dalam batas tinggi tertentu. Nantinya siapa yang bisa lompat dengan batas tertinggi, dialah yang menjadi pemenangnya. Untuk lompat karet, biasanya karet dironce terlebih dahulu dengan metode unik.

3. Congklak

Anak-anak zaman dulu pasti mengenal congklak, bukan? Permainan tradisional khas Jawa ini sederhana, tapi mengasyikan. Di sini pemain harus bisa membuat perkiraan dan berpikir cepat untuk menghabiskan biji congklak secepatnya dalam jumlah paling sedikit. Bentuk congklak ada banyak rupa, dari yang terbuat dari kayu, plastik, hingga didesain lebih mewah lagi menggunakan ukiran.

4. Petak Umpet

Berikutnya ialah permainan petak umpet. Ini menjadi satu permainan yang populer di sekolah. Bersama teman-teman sekelompok saling bersembunyi dari si ‘kucing’. Sangking populernya, petak umpet juga terkenal di negara lain dengan nama yang berbeda. Permainan ini tidak butuh alat apa pun. Lebih menyenangkan kalau bermain di tempat yang banyak tempat persembunyiannya seperti di sekolah dan taman bermain.

5. Bola Bekel

Hampir serupa dengan congklak, bola bekel juga jadi permainan yang lebih banyak diminati anak-anak perempuan. Cara bermainnya pun bisa beragam. Tidak sedikit pula yang menggunakan bola bekel dengan biji congklak saat bermain. Permainan ini membutuhkan kecepatan dan konsentrasi.

6. Gobak Sodor

Permainan tradisional gobak sodor bahkan banyak dipraktikan di pelajaran olahraga sekolah. Mengapa? Karena untuk bermain, Anda membutuhkan lahan luas, makanya gobak sodor lebih sering dimainkan di sekolah yang tentu memiliki lapangan atau area terbuka.

7. Ular Naga

Selanjutnya ialah ular naga. Anda pasti sudah hafal lagunya di luar kepala, bukan? Cara bermain ular naga sangat mudah. Nantinya ketika selesai menangkap umpan yang terperangkap, masing-masing ular naga akan berebut ekor dari dari lawan dan memperbanyak anggota tim.

Masih banyak lagi permainan tradisional Indonesia tidak lekang oleh zaman. Apalagi di daerah-daerah yang anak-anaknya belum banyak ketergantungan gadget atau pun teknologi. Permainan-permainan di atas juga menjadi wujud dari budaya yang harus dilestarikan bersama. Ditambah setiap permainan sebenarnya memiliki makna dan jadi pembelajaran bagi anak-anak.

Artikel Terkait

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon