Tuesday, September 10, 2019

Inilah Penyebab Orang Selalu Melupakan Mimpinya Ketika bangun Tidur

Sebegitu seringkali kamu terjaga sebab mimpi tetapi tidak dapat mengingat hal apa yang sebetulnya kamu impikan? Buat beberapa orang, ini adalah suatu hal yang biasa mereka alami seharian.

Saat terjaga dalam keadaan ini, kamu tidak dapat mengingat mimpimu dengan detil. Cuma daya ingat tentang apa ini menyenangkan ataukah tidak yang terbersit dalam otakmu.

Lalu mengapa ini dapat berlangsung?

Dikutip dari Medical Daily, team periset dari Amerika Serikat serta Jepang sudah mempunyai jawaban kenapa satu orang lupakan mimpi mereka. Mereka menyebutkan jika otak akan dengan aktif lupakan waktu satu orang masuk dalam babak tidur rapid eye movement (REM).

REM adalah babak tidur yang berlangsung 90 menit sesudah kamu tertidur. Pada babak ini, tangan serta kaki tidak dapat digerakkan, detak jantung bertambah, mata berkedip secara cepat, serta kamu mulai punya mimpi.

Dikerjakan Riset Pada Tikus


Riset yang diterbitkan pada jurnal Sciene ini ungkap kenapa satu orang lupakan mimpinya. Ini disebutkan berlangsung sebab neuron tersendiri yang terkait dengan hormon yang merangsang nafsu makan.

"Pernah tahu kenapa kita lupakan banyak mimpi kita?" jelas Thomas Kilduff, periset serta direktur dari Center for Neuroscience di SRI International, California.

"Hasil penemuan kami tunjukkan jika aktifnya beberapa barisan neurin sepanjang babak tidur REM mengatur apa otak mengingat info baru sesudah tidur malam yang pulas," sambungnya.

Team periset yang di pimpin Kilduff ini menganalisa sel otak yang menghasilkan hormon pemekat melanin (MCH) pada tikus. Molekul ini punya pengaruh pada tidur serta nafsu makan.

Aktifny Neuron Dapat Bikin Lupa dengan Mimpi


Periset menjelaskan jika 52,8 % sel hipotalamik MCH terlihat aktif pada subyek riset pada babak tidur REM. Hampir 35 % sel aktif saat tikus tengah bangun.

Team periset selanjutnya lakukan tes lain untuk lihat bagaimana MCH memengaruhi daya ingat serta potensi belajar satu orang. Mereka memakai piranti genetik untuk aktifkan serta mematikan neuron serta lakukan tes daya ingat.

Hasil tunjukkan jika sel MCH yang aktif turunkan potensi menaruh info. MCH didapati terlihat aktif sepanjang babak tidur REM. Periset menyebutkan jika tikus mendapatkan hasil lebih baik pada tes daya ingat saat neuron tidak aktif saat tidur.

Ini dapat jadi pemicu kenapa satu orang lupakan mimpi yang mereka dapatkan saat tidur. Berkurangnya daya ingat mungkin berlangsung sebab beberapa hal sama dengan riset itu.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon