Monday, August 26, 2019

8 Cara Memilih Semangka yang Matang



Holaaaa siapa yang suka makan semangka di sini? Acungkan tangan! Tentunya kamu paham.kamu mengerti dong, semangka punyai banyak manfaat yang baik buat badan. Karena, ada kandungan vitamin yang berperan jadi anti-oksidan, seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, vitamin C, dan betakaroten. Semangka masuk juga dalam jejeran buah yang rendah kalori serta bebas lemak. Tetapi senang sebel tidak sich jika beli semangka serta bisa yang zonk? Buahnya memang besar, tetapi cocok dikonsumsi rasa-rasanya cemplang. Bete! Agar tidak salah pilih semangka , yuk baca triknya pilih semangka yang telah masak.

1. Cabut Tangkainya

Bukan sulap bukan sihir, ini langkah yang termudah. Umumnya buah semangka masih mempunyai tangkai dibagian atasnya. Nah, agar tahu semangkanya telah masak atau belum, kamu tinggal mencabut tangkai itu. Jika tangkainya langsung terlepas, bermakna semangkanya telah masak.

2. Lihat Ruas Warna Hijau di Semangka

Nah kemudian lanjut perhatiin ruas-ruasnya deh. Kamu paham.kamu mengerti kan, semangka punyai ruas-ruas warna hijau di semua sisi buahnya dari atas sampai bawah? Makin tua warna hijau ini berarti makin bagus, semangka telah masak.

3. Cek Sisi Bawah Semangka

Kamu juga bisa memeriksa kematangan buah melalui sisi bawah semangka. Umumnya nih, dibagian bawah semangka ada bercak warna kuning berupa lingkaran. Lingkaran ini disebutkan field spot sebab bersentuhan langsung dengan tanah. Nah makin lebar serta tua warna kuning itu mengisyaratkan semangka masak. Mengapa? Karena berarti semangka mendapatkan cahaya matahari yang cukup sepanjang proses pertumbuhannya.

4. Jauhi Semangka yang Punyai Bercak Putih

Eits jika lihat semangka punyai bercak putih, jangan dibeli dahulu! Warna putih ini ialah tanda-tanda buah itu kurang sinar matahari loh, hingga peluang semangka belum masak benar. Sudah mengetahui, kan, jika untuk memperdalam semangka diperlukan cahaya matahari yang cukup?

5. Pilih Semangka yang Berat

Kamu paham.kamu mengerti kan mengapa semangka berat sebab 90% sisi semangka terbagi dalam air. Karena itu makin berat semangka adalah tanda-tanda jika semangka itu telah masak. Yeay! Find the heaviest!

6. Ketuk Buah Semangka

Memang langkah berikut cukup tricky sich. Tetapi beberapa orang yang yakin jika mengetuk buah semangka juga bisa memberi tahu kita apa semangkanya telah masak atau belum. Jika semangkanya bunyinya keras, pertanda buah itu belum masak. Tetapi jika diketuk semangkanya bunyinya cukup ‘dalam’ serta tidak menggema, pertanda semangka telah masak.

7. Jauhi Beli Semangka di Musim Hujan

Waktu musim hujan tentu saja akan susah buat semangka memperoleh cahaya matahari. Walau sebenarnya semangka perlu cahaya matahari agar masak prima. Karena itu sebaiknya sich jangan beli semangka pada musim hujan jika kamu tidak ingin bisa yang zonk.

8. Belilah Semangka Lokal

Eits jangan salah. Tidak hanya menolong beberapa petani semangka lokal, nyatanya dengan kamu pilih semangka lokal semakin lebih besar kemungkinannya agar bisa semangka yang masak. Kok dapat? Sebab semangka lokal punyai peluang semakin besar untuk masak di pohonnya dibanding semangka import.


Penambahan panduan: Terus bagaimana jika semangkanya telah dipotong sama abang-abang penjual? Mencari semangka yang warnanya merah jelas dengan biji berwarna gelap, ya. Sedapat mungkin jauhi beli semangka dengan warna merah pucat atau banyak biji yang berwarna putih.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon